SEJARAH DEUTERONOMISTIK(Paperback)
Synopsis
Buku ini membahas pembaharuan (reformasi) yang dilakukan oleh Raja Yosia yang meme¬rintah Yehuda antara tahun 640–609 SZB. Tulisan tentang pemba¬haruan itu disebut sebagai Sejarah Deuteronomistik (Sejarah D, atau Deuteronomistic History disingkat DH). Disebut demikian karena tu¬lisan itu pada saat ini dipahami para ahli terdapat dalam Kitab Ulangan, Yosua, Hakim-Hakim, 1-2 Samuel dan 1-2 Raja-Raja (TB-LAI). Para ahli membicarakan penulis dari cerita yang panjang ini dengan menya¬dari bahwa sebenarnya Kitab Ulangan sendiri ditulis oleh dua sumber yang berbeda. Ulangan pasal 12–26 (TB-LAI) yang berisikan ber¬bagai hukum disadari berasal dari Israel Utara yang ketika terjadi kehan¬curan, dibawa lari ke selatan dan disembunyikan di Bait Allah di Yeru¬salem. Itulah dokumen yang diduga kuat sebagai Taurat yang ditemu¬kan di Bait Allah yang oleh Yosia dijadikan dasar bagi pembaruan yang dilakukannya (2 Raj. 22: 10-11, TB-LAI). Oleh Yosia, terhadap Taurat tersebut ditambahkan pasal 1–11 dan pasal 27–34 (TB-LAI) dan Yosua, Hakim-Hakim, 1-2 Samuel dan 1-2 Raja-Raja (TB-LAI).
Asal usul dokumen DH ini dipahami oleh para ahli secara berbeda, tergantung dari proses peredaksiannya. Ada yang menganggap penulisannya terjadi satu kali (umumnya dianggap terjadi sebelum pembuangan ke Babel tahun 586 SZB atau selama pembuangan di Babel sekitar tahun 550 SZB). Ada pula yang menganggapnya ditulis dalam dua tahap. Tahap pertama ditulis 100 tahun setelah jatuhnya Kerajaan Israel Utara, lalu tahap kedua ditulis ketika bangsa Israel (Yehuda) ada di pembuangan di Babel.
Teori penyusunan dokumen itulah yang dipaparkan dalam buku ini. Dengan demikian buku ini sangat berharga karena menjadi sumber yang baik untuk memahami Teori Sumber Pentateukh khususnya Sumber D. Seluk-beluk yang melatarbelakangi penulisan dokumen ini dijelaskan di dalam buku.
Buku ini melengkapi seri Teori Sumber yang sudah terbit, yakni Demi Membela Revolusi (Teori Sumber Elohist) dan Pada Mulanya (Teori Sumber Priest). Buku keempat yang akan terbit membahas Teori Sumber Y, yang berjudul Sejarah Pertama Alkitab.
Asal usul dokumen DH ini dipahami oleh para ahli secara berbeda, tergantung dari proses peredaksiannya. Ada yang menganggap penulisannya terjadi satu kali (umumnya dianggap terjadi sebelum pembuangan ke Babel tahun 586 SZB atau selama pembuangan di Babel sekitar tahun 550 SZB). Ada pula yang menganggapnya ditulis dalam dua tahap. Tahap pertama ditulis 100 tahun setelah jatuhnya Kerajaan Israel Utara, lalu tahap kedua ditulis ketika bangsa Israel (Yehuda) ada di pembuangan di Babel.
Teori penyusunan dokumen itulah yang dipaparkan dalam buku ini. Dengan demikian buku ini sangat berharga karena menjadi sumber yang baik untuk memahami Teori Sumber Pentateukh khususnya Sumber D. Seluk-beluk yang melatarbelakangi penulisan dokumen ini dijelaskan di dalam buku.
Buku ini melengkapi seri Teori Sumber yang sudah terbit, yakni Demi Membela Revolusi (Teori Sumber Elohist) dan Pada Mulanya (Teori Sumber Priest). Buku keempat yang akan terbit membahas Teori Sumber Y, yang berjudul Sejarah Pertama Alkitab.
Sumber: http://www.bpkgunungmulia.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar